Ritual Tahunan Menjelang Ramadhan dan Idul Fitri ( Melambung Harga kebutuhan Pokok )

Menjelang Ramadhan bagi sebagian orang  terutama umat Islam di seluruh dunia dijadikan momentum yang ditunggu-tunggu karena di bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah.

Ritual tersebut  tidak terkecuali di Indonesia, bahkan mungkin lebih dari sekedar bulan penuh berkah bagi bangsa Indonesia, karena bagi orang kaya akan berlomba-lomba bersedekah menyantuni fakir miskin, bahkan bagi sebagian orang yang memanfa’atkan memontum bulan Ramadhan dipakai sebagai mencari rejeki dengan cara yang kurang pantas seperti mengemis baik di sekitar tempat ibadah maupun datang ke rumah-rumah orang kaya sekedar untuk meminta sedekah orang-orang dermawan.

Dan yang paling mencolok dan kentara yang  sangat crusial dengan kehidupan masyarkat Indonesia yang sebagian besar berada digolongan ekonomi menengah kebawah adalah ritual naiknya harga kebutuhan pokok dan apalagi di tahun  ini bertepatan dengan tahun ajaran baru bagi mereka yang memilki putra-putri yang masih sekolah. Kondisi tersebut sangat lah membebani kehidupan ekonominya.

Penulis menyoroti tentang “ kenaikan harga kebutuhan pokok berkaitan dengan menjelang bulan Ramadhan”. Yang menjadi pertanyaan adalah apa relevansinya Bulan Ramadhan dan Kenaikan Harga kebutuhan Pokok.

Penulis akan  kupas bagaimana relevansinya relevansinya Bulan Ramadhan dan Kenaikan Harga kebutuhan Pokok.

  1. Naiknya Harga kebutuhan Pokok karena naiknya demand/permintaan menjelang Ramadhan
  2. Musim Kemarau sehingga berakibat gagal panen (Persediaan Terbatas)
  3. Distribusi à Mahalnya biaya distribusi
  4. Dll

Sebenarnya banyak sekali faktor yang menyebabkan kenaikan harga kebutuhan pokok berkaitan dengan menjelang bulan Ramadhan. Tapi permsalahanya bukan itu yang paling crusial, karena kejadian ini telah berulang kali mungkin puluhan kali. Yang jadi pertanyaan adalah sudah sejauhmana peran pemerintah dalam fungsi pengawasannya untuk menangani masalah ini. Kadang kita dengar bahwa stock kebutuhan pokok atau  BBM  dll. aman menjelang Ramadhan dan Idul Fitri. Bukan sebatas pernyataan seperti itu yang diharapkan masyarakat,.tapi  bagaimana caranya supaya selain aman mengenai stock yang mencukupi juga control bagaimana harga tidak melambung dan distribusi lancar sehingga biaya angkut tidak membengkak, karena hampir setiap tahun menjelang hari besar keagamaan kejadian itu terus terulang.

Harusnya ada pelajaran yang diambil dari setiap kejadian sehingga kedepan minimal dapat dikurangi dampaknya bahkan kalau bisa habis karena dampak tersebut.

Orang bijak pernah berkata bahwa “ pengalaman adalah guru yang paling berharga “.  Sepertinya pribahasa tersebut tidak berlaku di Indonesia, padahal pribahasa itu dibuat oleh orang Indonesia. Apakah Orang-orang tersebut tidak mengerti bahasa Indonesia atau memang tidak pintar atau tidak mau peduli dengan sesama (Silahkan Tafsirkan masing-masing).

Inti Permasalahanya adalah factor pengawasan yang tidak jalan secara menyeluruh dari  pembuat kebijakan sampai tingkat Pelaksana.

Mungkin ada ide yang lebih manjur untuk masalah  tersebut ?

Atau kalau perlu dibentuk lembaga pengawasan untuk menstabilkan harga yang pelaksanaannya ditempatkan di Pasar-pasar sehingga bisa dikontrol fluktuasinya, kalaupun harus naik dengan harga wajar dengan mekanisme yang telah ditetapkan oleh lembaga pengawas tersebut.

Sebagian tindakan yang dilakukan oleh pemerintah misalnya dengan cara operasi pasar, atau kadang mengadakan pasar murah, menurut kami tindakan tersebut tidak salah tapi kurang kena karena jika kejadian melambungnya harga-harga telah terjadi, baru diadakan operasi pasar atau pasar murah, kenapa tidak rutin misal siminggu sekali, sebulan sekali dan seterusnya sehingga fluktuasi lanjakan harga bisa dikendalikan.

Mungkin paparan di atas adalah hanya sebatas ide kecil yang terbersit di pikiran penulis sekedar untuk memberi penyegaran kembali bagi yang berwenang untuk lebih peduli dengan masyarakat yang memang secara ekonomi kurang beruntung.

Harapan penulis adalah tindak lanjut dari pihak yang berwenang agar kedepan hal tersebut di atas jadi perhatian,

Amiin…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s