Tips Jitu Memulai Waralaba Jual Beli

Tips Jitu Memulai Waralaba Jual Beli

Sumber :  http://bikin.web.id/

1. Melayani kebutuhan. Orang selalu membuka usaha berdasarkan kebutuhan riil konsumen. Tipsnya adalah kenali kebutuhan konsumen di sekitar anda lewat banyak bertanya dan nguping, lalu jajaki apakah anda bisa memenuhi kebutuhan tersebut dengan harga bersaing. Misalnya, jika kantor anda membutuhkan katering, awalilah dengan membuka bisnis katering dsb.

2. Menjual eceran. Ini cara tradisional untuk membuka usaha dagang atau pertokoan. Anda bisa mendatangi pasar grosir, pabrik, mencari barang-barang bagus dan murah lalu membawanya ke lokasi yang ramai dikunjungi orang dan menjualnya secara eceran dengan selisih harga tertentu. Misalnya adalah pasar glodok untuk elektronik murah, pasar senen dan pasar tanah abang untuk produk garmen, juga pasar beringharjo (jogja) dan pasar klewer (solo). Barang baru (impor), barang sisa ekpor, barang cuci gudang atau barang second, biasanya cukup menarik untuk diecerkan. Tipsnya adalah tidak cepat bosan, tepat janji dan bertanggung jawab.

3. Menjual penemuan. Penemuan baru apalagi unik, sangat berpeluang menumbuhkan segmen pasar baru. Misalnya seorang programmer pabrik mampu menciptakan sebuah program aplikasi tertentu, jangan ragu untuk mematenkan dan menjual pabriknya. Tipsnya adalah kreatif dan tidak mudah patah semangat.

4. Duplikasi usaha. Bagi anda yang merasa diri anda kurang kreatif dan inovati, tak perlu patah arang. Ide bisnis jual bangunan pabrik dan jual pabrik murah tidak harus otentik dari anda. Cukup mengamati usaha-usaha yang sedang trend, lalu membaca peluangnya ke depan, mengukur potensi dan kemudian berani ambil risiko bersaing. Anda tinggal membuka usaha yang sama dengan sedikit sentuhan yang berbeda. Misalnya di depan kampus a ada beberapa bisnis fotokopi yang laris. Tidak ada salahnya anda juga “mem-fotokopi” bisnis jual pabrik tersebut, dengan memberikan nilai plus misalnya pada kecepatan, kebersihan, kenyamanan ataupun bonus. Tipsnya adalah berani mengambil risiko, kreatif dan inovatif.

5. Bisnis pelatihan. Bisnis pelatihan jual bangunan pabrik dan jual pabrik murah dapat berupa pelatihan alat musik, seni tari, aerobik, tae kwon do, dsb. Akan lebih mudah apabila anda merupakan bagian dari bidang pelatihan tersebut, namun apabila tidak, anda pun bisa memanfaatkan orang-orang yang ahli tersebut untuk anda kelola guna memberikan pelatihan. Tipsnya adalah buka jaringan pergaulan dan kedekatan personal dengan orang-orang yang memiliki keahlian-keahlian khusus tersebut serta memiliki skill yang baik dalam mengelola orang.

Tips Memilih Usaha Waralaba Yang Baik

Jakarta – bagi anda yang ingin berusaha namun tidak mempunyai modal yang terlalu besar bisnis waralaba bisa jadi merupakan jawabannya.

Tentunya tidak sembarang waralaba yang bisa anda pilih. Menurut ketua asosiasi franchise indonesia (afi) anang sukandar, ada kiat-kiat tertentu dalam memilih usaha waralaba yang baik.
Bisnis waralaba yang baik adalah usaha yang dibutuhkan sehari-hari yaitu makan, minuman, pendidikan, salon, bengkel, bidang ritel, tea franchise.
Selain itu, anang mengatakan ada beberapa daerah yang berpotensi mengembangkan produknya untuk waralaba seperti di jawa tengah dan jogja makanan dan batik, bali dengan produk kerajinan kayu dan pakaian.
Anang juga mengingatkan agar para pemodal franchise tea sebaiknya berhati-hati dalam menentukan mengambil peluang usaha melalui waralaba seperti franchise teh. Mengingat sekarang ini sering terjadi kerancuan antara waralaba (franchise) dengan business opportunity (bo).
Konsep waralaba franchise teh yang secara legal dan dalam pp no 42 tahun 2007 dijabarkan bahwa waralaba teh harus terbukti benar-benar menguntungkan, selain itu proses aplikasi bisnisnya mudah diterapkan dan diajarkan kepada pengambil pewaralaba dan lain-lain.
“franchise itu sudah pasti business opportunity (bo), tetapi bo belum tentu franchise,” kata anang di acara seminar franchise di jcc, jakarta, sabtu (21/6/2008).
Ia juga mencatat ada dua hal yang penting dalam menentukan waralaba diantaranya masalah keteraturan zona wilayah persebaran unit waralaba di setiap daerah. Apakah pihak pemberi waralaba membatasi para pelaku yang bermain di wilayah tertentu atau tidak. Sehingga tidak terjadi persaingan antar sesama terwaralaba.
Selain itu, mengenai permodalan waralaba teh, ia menilai banyak pemilik waralaba yang terlalu mengabaikan modal karena memaksakan kondisi suatu usaha yang seharusnya modalnya lebih rendah namun ditawarkan dengan modal yang lebih besar.
“tetapi kita juga tidak mau kita matikan bo, kita juga harus kembangkan. Departemen perdagangan sebagai pemerintah juga menginginkan seperti itu,” harapnya.
Menurutnya perkembangan franchise tea dan bo berkembang sangat pesat sejak tahun 2002 telah mencapai 259 unit dengan 212 asing, 47 lokal, tahun 2003 sempat mengalami penurunan dengan jumlah 239 unit diantaranya 190 asing, 49 lokal.
Tahun 2004 mencapai 285 unit dengan 200 asing, 85 lokal. Tahun 2005 sebanyak 366 unit sebanyak 237 asing lokal 129. Tahun 2006 sejumlah 450 sebanyak 220 asing 230 lokal dan tahun 2007 mencapai 700 unit dengan komposisi asing 250 lokal 450.Hingga kini jumlah tea franchise dan bo mencapai 850 unit, dengan jumlah outlet mencapai 30.000 unit dengan lapangan pekerjaan langsung 520.000 lapangan pekerja tidak langsung mencapai 1,3 juta.
Ada beberapa produk franchise indonesia yang sudah mencapai go international diantaranya the auto bridal, j.co, sari bundo dan natrabu, daily bread, excelso.
Anang banyak menambahkan banyak usaha lokal yang berpeluang dikembangkan melalui pola franchise diantaranya rumah makan etnik, makanan siap saji, berbagai macam soto, macam-macam sate, rumah batik dan kerajinan dan bidang pertanian diantaranya pembibitan anggrek atau buah, pemeliharaan belut dan kodok, budidaya ikan.

Tips Berbisnis Franchise


Membangun sebuah bisnis diperlukan kerja keras dari pelakunya, hal ini juga berlaku dalam membangun Bisnis Franchise. Bukanlah hal mudah bagi franchisor dalam memperoleh kepercayaan dari calon franchisee untuk membeli franchise-nya. Diperlukan persiapan matang dan lengkap sebelum franchisor dapat memasarkan bisnisnya kepada calon franchisee. Apa sajakah hal yang harus dilakukan oleh franchisor untuk dapat memenuhi syarat sebagai franchisor yang tangguh?

# Pertama, buatlah sebuah konsep Bisnis Franchise yang dapat menarik minat dari calon franchisee, konsep bisnis inilah senjata utama dalam membangun sebuah bisnis franchise. Konsep bisnis ini dibuktikan ketangguhannya dengan diaplikasikan pada bisnis di lapangan. Tidak mudah membuktikan ketangguhan konsep bisnis ini kepada calon franchisee karea diperlukan waktu sampai mereka melihat kesuksesan bisnis yang diperoleh melalui konsep bisnis ini. Konsep bisnis ini meliputi program promosi yang akan dilakukan dalam memasarkan produk misalnya Franchise Teh.

# Kedua, bentuklah sebuah tim yang dapat membantu kita dalam membangun Bisnis Waralaba ini, baik dalam segi strategi bisnis, hukum serta etika franchise. Tim inilah juga yang nantinya membentuk format mengenai dukungan yang dapat diberikan kepada franchisee dalam menegatasi masalah yang mucul di lapangan. Hal ini jugalah yang dapat kita jual kepada calon franchisee (Franchise Tea) sebagai daya tarik franchise kita.

# Ketiga, seperti yang dikatakan oleh ilmu pemasaran, carilah keunikan dari barang atau jasa yang akan dijual, karena hal inilah yang dapat menentukan laku atau tidaknya barang atau jasa yang kita jual kepada konsumen, dan juga memudahkan kita untuk melakukan penetrasi pasar dalam persaingan dengan perusahaan lain yang sejenis contohnya dengan menjual Franchise Teh.

# Keempat, susunlah secara paket-paket franchise yang dapat dipilih oleh calon franchisee, hal ini untuk memberikan kesempatan kepada calon franchisee untuk membeli franchise kita sesuai dengan kemampuannnya. Paket-paket ini dapat dibedakan dari harga, dukungan franchisor dan fasilitas yang diperoleh.

# Kelima, berkonsultasilah dengan pihak yang sudah berpengalaman di bidang Bisnis Waralaba atau konsultan untuk memastikan legalitas usaha kita.

# Keenam, setelah semua matang, mulailah lakukan pemasaran Franchise Tea dan promosi baik produk maupun sistem kepada konsumen dan calon franchisee.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s