Hey bung… mau dibawa kemana bangsa ini

Hingar-bingar pemilu legislatif sudah bergulir beberapa saat

Caleg Stress

Caleg Stress

yang lalu, tidak sedikit menelan korban, banyak calon legislatif yang stres karena perolehan suara yang tidak signifikan bahkan ada juga yang nekad bunuh diri.

Belum lagi pesta demokrasi yang menyisakan banyak sekali masalah, mulai dari pelanggaran pemilu dimana-mana, perhitungan suara yang kacau dan bahkan samapi KPU pusat pun belum selesai perhitungan manual karena banyak kasus di daerah yang belum menyelesaikan perhitungan manual karena banyak faktor.

Koalisi Partai

Koalisi Partai

Di elite partai pun tidak kalah ributnya, mereka saling berbagi kekuasaan dengan dalih berkoalisi. Tapi apa yang kita lihat sekarang mereka koalisi tapi kenapa saling mengincar calon presiden, setahu saya yang awam soal politik,  “Koalisi adalah persekutuan, gabungan atau aliansi beberapa unsur, di mana dalam kerjasamanya, masing-masing memiliki kepentingan sendiri-sendiri. Dalam hubungan internasional, sebuah koalisi bisa berarti sebuah gabungan beberapa negara yang dibentuk untuk tujuan tertentu. Koalisi bisa juga merujuk pada sekelompok orang/warganegara yang bergabung karena tujuan yang serupa. Koalisi dalam ekonomi merujuk pada sebuah gabungan dari perusahaan satu dengan lainnya yang menciptakan hubungan saling menguntungkan. ” (wikipedia).

Sebenarnya kalau ingin berkoalisi dan tujuannya untuk kemajuan demokrasi bangsa dan negara sebaiknya saling mengalah dan rela untuk menjadikan calon tidak mesti nomor satu di negeri ini, asal tujuan bersama dan bangsa ini tercapai.

SBY-JK

SBY-JK

Kalau saya lihat,  karena pengalaman dari pemerintahan sebelumnya (SBY-JK), jadi mereka tidak mau mengulang kejadian terulang kembali. Kita ambil contoh saja, beberapa hal pengambilan keputusan yang tidak populer dimata rakyat, pemerintah dalam hal ini JK menginformasikan beberapa keputusan sehingga JK dimata rakyat kurang mendapat hati di mata masyarakat, tetapi jika beberapa hal yang sifatnya menguntugkan bagi negara SBY yang maju ke depan.

Mungkin itu yang menjadi trouma bagi calon-calon pemimpin bangsa ini untuk saling memilah-milah dengan siapa mereka harus berdampingan nantinya di pemerintahan.

Kita tinggalkan kasus carut-marutnya partai politik, bangsa ini

Antasari

Antasari bersama Istri & Beberapa Pengacaranya

ditimpa berita besar masalah ketua KPK ” Antasari Azhar ” menjadi tersangka pembunuhan untuk kasus penembakan Nasrudin Zulkarnaen. Orang yang selama ini kita kenal bersih dan berani memberantas korpusi dengan tidak memandang bulu baik dari kelangan keluarga istana maupun pejabat, pengusaha atau yang lainnya. Menurut berita yang beredar, kasus ini karena cinta segi tiga yang melibatkan gadis selevel Cady. Saya jadi tidak habis pikir siapa dalang dibalik semua ini.

Korban pembunuhan

Demo menuntut Penyelesaian kasus Munir

Kita semua ingat kasus Munir yang meninggal di racun di pesawat  dalam perjalanan  menuju belanda yang melibatkan Muhdi PR. Polycarpus yang menjadi tersangka dan dalang dari pembunuhan tersebut sampai saat ini belum diketahui siapa sebenarnya. Dan Muhdi PR akhirnya dibebaskan karena tidak cukup bukti.

Sebenarnya ada konsfirasi apa dibalik semua ini. Semua tahu ini pasti motif politik, siapa sebenarnya dalang semua ini. Mau dibawa kemana arah bangsa ini jika ada seorang antasari yang berani membabat para koruptor kelas tinggi dijegal juga dan terperangkap dengan permainan yang kotor ini.

Siapa pun dalang dibalik semua ini, permain anda sangat licik dan kotor, jika ingin bangsa ini maju dan bersih tolong mainkan permainan yang legal dan jadilah anda ksatria dan pahlawan bagi bangsa ini.

2 thoughts on “Hey bung… mau dibawa kemana bangsa ini

  1. Bangsa ini harus dibawa kepada bangsa yang damai, bangsa yang penuh kasih sayang semua warganya, bangsa yang memiliki kebanggaan untuk memberi motivasi hidup, bangsa yang memiliki kualitas hidup. Jika politik memang gamang, berarti ada yang salah di negeri ini. Pendidikan politik kita masih terbuai oleh gaya lama, dimana orang2 populer memiliki tempat, tanpa melihat kapabilitasnya di dunia politik. Artis2 pun bertaburan menuju senayan. Masyarakat masih buta terhadap politik. Barangkali sosialisasi para caleg masih kurang. Tapi sekali lagi, marilah kita bangun negeri ini dengan rasa cinta dan kasih sayang.

  2. Setuju boss,
    Sebagai contoh banyak dari kalangan artis menjadi caleg, bahkan ada juga yang dari pelawak.
    Saya tidak menyepelekan mereka, tapi capable tidak dan sejalan nggak dengan isi otaknya.

    Periode yang baru lalu aja banyak artis yang ada di senayan, apa hasil kerja mereka…..

    Hai caleg-caleg yang ada di sana….Jangan jadi pelengkap saja, tapi jadilah pioneer dalam mencetuskan ide-ide untuk kemajuan bangsa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s