Lowongan Kerja PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. membuka kesempatan kerja bagi para Profesional Bidang Teknologi Informasi untuk bergabung dan mengisi posisi-posisi sebagai berikut :

A. KEBIJAKAN & GOVERNANCE – ITGOV
B. IT RISK MANAGEMENT DAN DRP – ITRM
C. QUALITY ASSURANCE – ITQA
D. PERENCANAAN TI – ITPLAN
E. IT PROJECT MANAGEMENT OFFICER – IT PMO
F. PENGEMBANGAN APLIKASI (PROGRAMMER & SYSTEM ANALYST) – SWDEV
G. INFRASTRUKTUR TI – ITINF
H. HELP DESK – HDESK
I. MANAJEMEN ASSET – MASS
J. ITSECURITY – ITSEC
K. PERANGKAT LUNAK & DATABASE (SWDB)
L. ARSITEKTUR INFORMASI – ARIN
M. DATA WAREHOUSE – DTWR

KUALIFIKASI UMUM :
a. Warga Negara Indonesia
b. Berbadan Sehat
c. Syarat IPK :
– Bagi lulusan ITB/UI/UGM/ITS : IPK min. 2,75
– Bagi lulusan Perguruan Tinggi lainnya : IPK min. 3,00
d. Usia maksimal :
– 30 tahun (G, H, I, J, K, L, M)
– 35 tahun (A, B, C, D, E, F)
e. Aktif berbahasa Inggris
f. Bersedia ditempatkan diseluruh Kantor Cabang di Indonesia

KUALIFIKASI PENDIDIKAN & PENGALAMAN KERJA
a. Posisi A, B, C, D, E, F, G, J, K, L dan M :
– S1 jurusan Informatika/Elektro/Teknik Komputer dengan pengalaman di bidang IT min. 3 tahun. Khusus untuk System Analyst memiliki pengalaman di bidang IT min. 5 tahun.
– S1 jurusan lainnya dengan pengalaman di bidang IT min. 5 tahun. Khusus untuk System Analyst memiliki pengalaman di bidang IT min. 7 tahun.
b. Posisi A, C dan I : S1 jurusan Hukum Fungsi Administrasi & Legal dengan pengalaman min. 3 tahun.
c. Posisi G dan H : D3/D4 jurusan Teknik Informatika/Teknik Elektro/Teknik Komputer dengan pengalaman di bidang IT min. 3 tahun.

KUALIFIKASI KHUSUS SERTA TUGAS & TANGGUNG JAWAB

A. KEBIJAKAN & GOVERNANCE – ITGOV

1. Kualifikasi Khusus
a. Mampu memahami kondisi TI dan bisnis organisasi, menerjemahkan kondisi tersebut ke dalam upaya pengelolaan dan kontrol yang tepat dan terukur sesuai dengan peraturan yang berlaku dan best practice yang terkait dan relevan;
b. Memahami minimal salah satu dari hal berikut:
i.SDLC (System Development Lifecyle);
ii.Infrastructure Development Lifecyle;
iii.Administrasi dan legal.
c. Mampu melakukan aktivitas penyusunan kebijakan, standard, prosedur, panduan terkait TI yang menjamin keselarasan dan dukungan TI terhadap pencapaian tujuan bisnis perusahaan;
d. Memahami COBIT, IT Infrastructure Library, ISO 27000 , PBI dan Basel II;
e. Lebih disukai yang memiliki sertifikasi CISA dan/atau IT Infrastructure Library.

2. Tugas dan Tanggung Jawab
a. Melakukan aktivitas yang menjamin proses TI berjalan sesuai dengan kebijakan, standard, prosedur yang berlaku.
b. Menuangkan data/informasi yang diperlukan ke dalam konsep kebijakan TI dan turunannya.
c. Melakukan pemilihan dan merencanakan jalan yang terbaik untuk mencapai obyektif bisnis dan TI.
d. Berpikir antisipatif untuk mencapai tujuan organisasi masa depan, baik bisnis maupun TI.
e. Melakukan perencanaan TI yang meliputi penentuan obyektif, jadwal, program kerja, prioritas dan penyelarasan terhadap kebijakan TI dan turunannya.
f. Memberikan penjelasan makna atau maksud tertentu dari setiap hal yang diperlukan dalam penyusunan kebijakan TI dan turunannya.
g. Melakukan kontrol dan pengawasan terhadap personil yang melaksanakan tugas tertentu

B. IT RISK MANAGEMENT & DRP – ITRM

1. Kualifikasi Khusus
a. Mampu memahami kondisi TI dan bisnis organisasi dan menerjemahkan kondisi tersebut ke dalam upaya pengelolaan risiko dan kontrol TI yang tepat dan terukur sesuai dengan peraturan yang berlaku dan best practice yang terkait dan relevan;
b. Mampu mengkoordinasikan penyusunan DRP dan melakukan pemeliharaan, pengujian, training dan distribusi DRP tersebut dengan memperhatikan keterlibatan setiap pihak terkait di dalam organisasi;
c. Memahami manajemen risiko TI dan strategi pemulihan bencana sesuai dengan peraturan yang berlaku dan best practice yang terkait dan relevan;
d. Memahami COBIT, IT Infrastructure Library, ISO 27000 , NIST, PBI dan Basel II;

2. Tugas dan Tanggung Jawab
a. Melakukan pemilihan dan merencanakan jalan yang terbaik untuk mencapai obyektif bisnis dan TI.
b. Melakukan perencanaan TI yang meliputi penentuan obyektif, jadwal, program kerja, prioritas dan penyelarasan terhadap kebijakan TI dan turunannya.
c. Melakukan kontrol dan pengawasan terhadap personil yang melaksanakan tugas tertentu.
d. Mengenali dan mengungkapkan gambaran terhadap sesuatu, terutama yang berkaitan dengan risiko yang terkait bisnis maupun TI.
e. Mempelajari dan mengidentifikasi secara komprehensif berbagai hal yang berkaitan dengan bisnis dan TI terutama terkait pengelolaan risiko dan DRP.
f. Melakukan aktivitas yang menjamin proses TI berjalan sesuai dengan kebijakan, standar, prosedur yang berlaku.
g. Mengatur dan menyusun proses/aktivitas, sistem yang dibutuhkan dalam pengelolaan risiko TI.
h. Berpikir antisipatif untuk mencapai tujuan organisasi masa depan, baik bisnis maupun TI.
i. Melakukan pemeriksaan secara teliti terhadap aktivitas/proses TI yang berjalan dalam organisasi.

C. QUALITY ASSURANCE – ITQA

1. Kualifikasi Khusus
a. Mampu memastikan kepatuhan proses operasional TI, pelaksanaan proyek, pengadaan aset TI, pengembangan aplikasi dan pengelolaan informasi;
b. Mampu memastikan kebijakan, standard, prosedur dan panduan yang telah ditetapkan dilaksanakan dengan baik;
c. Memahami minimal salah satu dari hal berikut:
i. SDLC (System Development Lifecyle);
ii. Infrastructure Development Lifecyle;
iii. Administrasi dan legal;
iv. Disaster Recovery.

Termasuk aspek security dari masing-masing poin diatas.
d. Memahami standard manajemen kualitas ISO 9001, CMM/CMMI, PMBOK, COBIT, IT Infrastructure Library, ISO 27000, PBI dan Basel II.

2. Tugas dan Tanggung Jawab
a. Mempelajari dan mengidentifikasi secara komprehensif berbagai hal yang berkaitan dengan bisnis dan TI.
b. Melakukan pemeriksaan secara teliti dan seksama terhadap kualitas aktivitas/proses TI yang berjalan dalam organisasi.
c. Melakukan pemeriksaan kesesuaian dan kebenaran aktivitas/proses TI dengan melakukan pengujian, perbandingan maupun investigasi.
d. Membuat pernyataan terhadap apa yang telah dilakukannya, hasil analisa dan kegiatan assesment yang telah dilakukan.
e. Melakukan aktivitas yang diperlukan untuk menjamin proses TI berjalan sesuai dengan kebijakan, standar, prosedur yang berlaku.
f. Melakukan kontrol dan pengawasan terhadap proses TI yang berjalan di organisasi.

D. PERENCANAAN TI – ITPLAN

1. Kualifikasi Khusus
a. Mampu memahami kondisi TI dan bisnis organisasi dan menerjemahkan kondisi tersebut ke dalam upaya penyelarasan antara TI dan bisnis;
b. Mampu memahami kondisi TI dan bisnis organisasi, mengidentifikasi business constraints, serta mendefinisikan proses yang perlu dilakukan hingga tahap eksekusi setiap inisiatif TI.
c. Mampu mendefinisikan setiap insiatif TI ke dalam perhitungan kebutuhan sumber daya dengan mempertimbangkan value yang dapat diberikan kepada organisasi dan risiko yang berpotensi muncul.
d. Mampu menerjemahkan kebutuhan bisnis terhadap TI ke dalam rencana strategis TI;
e. Mampu menurunkan rencana strategis TI menjadi rencana detil TI;
f. Memahami metodologi IT Project dan Service Portfolio;
g. Mampu melakukan identifikasi dan analisis kemampuan dan kinerja TI saat ini;
h. Mampu melakukan estimasi kebutuhan SDM untuk mendukung kesuksesan pelaksanaan rencana TI yang telah disusun;
i. Memahami COBIT, IT Infrastructure Library, Val IT, ISO 27000, PBI dan Basel II.

2. Tugas dan Tanggung Jawab
a. melakukan perencanaan sumber daya terkait dengan project/inisiatif TI dengan memperhatikan value yang dapat diberikan kepada bisnis.
b. melakukan perencanaan TI yang meliputi penentuan obyektif, jadwal, program kerja, prioritas dan penyelarasan terhadap kebijakan TI dan turunannya
c. menuangkan data/informasi yang diperlukan ke dalam konsep kebijakan TI dan turunannya.
d. menyampaikan informasi secara formal maupun informal dengan cara yang mudah dimengerti, sehingga setiap inisiatif maupun aktivitas TI dapat didukung oleh semua pihak yang terkait.
e. memperhatikan sesuatu secara seksama dan melakukan penggalian data/informasi yang berguna untuk melakukan perencanaan TI yang baik.
f. berpikir antisipatif untuk mencapai tujuan organisasi masa depan, baik bisnis maupun TI.
g. melakukan perubahan, modifikasi, pembuatan sesuatu (proses maupun objek TI) dari tidak ada menjadi ada, atau menjadi lebih baik atau meningkat fungsinya
h. berpikir kreatif dan memunculkan ide yang konstruktif dalam melakukan perencanaan TI.
i. mengatur dan menyusun proses/aktivitas, sistem yang dibutuhkan dalam pengelolaan risiko TI.

E. IT PROJECT MANAGEMENT OFFICER – IT PMO

1. Kualifikasi Khusus
a. Mampu mengelola dan mengorganisasikan setiap pelaksanaan proyek TI mulai tahap persiapan, eksekusi sampai evaluasi proyek dengan memperhatikan keterlibatan setiap pihak dari berbagai bagian di dalam organisasi meliputi berbagai aspek yaitu ruang lingkup, sumber daya (waktu, SDM, biaya) serta kualitas.
b. Mampu memahami dan mengidentifikasi berbagai kendala, dampak maupun konsekuensi yang muncul dalam pelaksanaan proyek TI dan mengkoordinasikan solusi untuk menangani setiap permasalahan yang muncul.
c. Memiliki pemahaman tentang standard/best practices terkait IT Project Management seperti PMBOK, PRINCE2 dan COBIT.

2. Tugas dan Tanggung Jawab
a. Melakukan perencanaan dan menyusun aktivitas berdasarkan aspek pembiayaan dengan memperhatikan parameter terkait.
b. Melakukan perencanaan TI yang meliputi penentuan obyektif, jadwal, program kerja, prioritas dan penyelarasan terhadap kebijakan TI dan turunannya.
c. Melakukan perencanaan dan menyusun aktivitas berdasarkan urutan waktu dengan memperhatikan parameter terkait.
d. Mengelola beberapa orang untuk melakukan aktivitas yang sama maupun berbeda untuk tujuan yang sama.
e. Melakukan pemilihan dan merencanakan jalan yang terbaik untuk mencapai obyektif bisnis dan TI.
f. Membuat pernyataan terhadap apa yang telah dilakukannya, hasil analisa dan kegiatan assesment yang telah dilakukan.
g. Melakukan kontrol dan pengawasan terhadap personil yang melaksanakan tugas tertentu.

F. PENGEMBANGAN APLIKASI (PROGRAMMER & SYSTEM ANALYST) – SWDEV

1. Kualifikasi Khusus

System Analyst:
a. Mampu menerjemahkan kebutuhan bisnis ke dalam spesifikasi sistem secara detail, dari inisiasi/perencanaan, desain hingga implementasi berdasarkan tahapan SDLC maupun mengacu dan memperhatikan berbagai standar serta best practice yang telah diakui secara global/internasional;
b. Memahami metodologi analisis dan desain sistem sesuai standard yang berlaku umum (SAAD, OOAD, Unified Process);
c. Memahami standard dokumentasi teknis yang berlaku secara global/internasional (misal: IEEE) untuk setiap tahapan SDLC;

Programmer:
a. Memiliki kemampuan programming RPG, Microsoft .Net dan/atau Java;
b. Usia maksimal 35 tahun (Programmer)

2. Tugas dan Tanggung Jawab
a. mempelajari dan mengidentifikasi secara komprehensif berbagai hal yang berkaitan dengan bisnis dan TI.
b. melakukan coding dengan kemampuan bahasa pemrograman tertentu untuk mengembangkan perangkat lunak.
c. melakukan perubahan, modifikasi, pembuatan sesuatu (proses maupun ojek TI) dari tidak ada menjadi ada atau menjadi lebih baik atau meningkat fungsinya.
d. membuat gambar yang untuk merepresentasikan sesuatu (proses tertentu) sebagai dasar dalam proses pengembangan (perangkat lunak) selanjutnya.
e. mengenali dan mengungkapkan gambaran terhadap sesuatu, terutama yang berkaitan dengan risiko yang terkait bisnis maupun TI.
f. melakukan integrasi dan atau kombinasi ide data/informasi menjadi suatu kesatuan representasi.
g. melakukan aktivitas yang menjamin proses TI berjalan sesuai dengan kebijakan, standar, prosedur yang berlaku.
h. melakukan pengujian terhadap proses/aktivitas TI untuk mengetahui apakah berjalan dengan yang diharapkan.

G. INFRASTRUKTUR TI – ITINF

1. Kualifikasi Khusus
a. Memiliki pemahaman yang kuat mengenai metode pengelolaan dan operasional dari salah satu komponen berikut ini:
i.Hardware meliputi server (AS 400 dan server lain), PC, printer dan peripheral lain
ii.Operating System meliputi windows, unix, IBM AIX
iii.Network meliputi LAN dan WAN
b. Memiliki kemampuan untuk melakukan perencanaan kapasitas infrastruktur TI;
c. Memiliki kemampuan untuk mengatasi permasalahan yang muncul dalam operasional infrastruktur TI;
d. Memiliki pemahaman terkait standard dan best practice penyelenggaraan layanan infrastruktur TI;
e. Diutamakan yang memiliki sertifikasi CCNA, CCNP.

2. Tugas dan Tanggung Jawab
a. Mempelajari dan mengidentifikasi secara komprehensif berbagai hal yang berkaitan dengan infrastruktur TI.
b. Mengawasi berjalannya infrastruktur TI secara teratur untuk mengetahui kemungkinan terjadinya kesalahan.
c. Melakukan pemasangan device secara terintegrasi dengan tepat.
d. Memelihara infrastruktur TI dengan baik.
e. Menjalankan aplikasi secara terampil untuk operasional infrastruktur TI.
f. Memberikan pelayanan yang baik dengan pihak lain yang membutuhkan dukungan infrastruktur TI.
g. Melakukan pengujian terhadap infrastruktur TI berdasarkan standard dan panduan operasional yang berlaku.

H. HELP DESK – HDESK

1. Kualifikasi Khusus
a. Memiliki kemampuan interpersonal dan komunikasi yang baik;
b. Memiliki kemampuan active listening dan panduan atau training;
c. Memiliki pemahaman dan pengetahuan yang baik terkait bisnis dan proses bisnis yang berlaku;
d. Memiliki pemahaman mengenai layanan TI yang diberikan oleh DTI;
e. Memiliki pengetahuan dasar teknis TI yang cukup baik;
f. Memiliki kemampuan yang baik dalam melakukan diagnosa terkait suatu permasalahan;
g. Memiliki kemampuan menggunakan tool Service Desk;
h. Memiliki kemampuan untuk belajar dengan cepat mengenai sistem dan teknologi baru;
i. Memiliki pemahaman standard/best practice mengenai manajemen insiden, manajemen perubahan dan manajemen konfigurasi;
j. Memiliki typing skill yang memadai.

2. Tugas dan Tanggung Jawab
a. Memberikan pelayanan yang baik dengan pihak lain yang membutuhkan dukungan dan bantuan TI.
b. Melakukan penugasan kepada orang lain untuk melakukan suatu aktivitas tertentu.
c. Menyampaikan informasi dengan lisan maupun tulisan sehingga dapat dimengerti oleh orang lain.
d. Memberikan panduan dan arah terhadap pihak lain yang memerlukan terutama pengguna layanan TI yang membutuhkan panduan penyelesaian masalah.
e. Melakukan identifikasi penyebab terjadinya suatu masalah.
f. Mengembalikan sistem ke fungsi dan atau kondisi semula.
g. Bersikap kooperatif dan bekerjasama dengan pihak lain terutama pengguna layanan TI.

I. MANAJEMEN ASSET – MASS

1. Kualifikasi Khusus
a. Memiliki pemahaman yang kuat mengenai siklus hidup manajemen aset TI;
b. Memiliki pemahaman mengenai administrasi pengadaan aset TI;
c. Memiliki pemahaman mengenai aspek legal dalam kontrak pengadaan aset TI;
d. Memiliki kemampuan untuk menaksir nilai aset TI.

2. Tugas dan Tanggung Jawab
a. Menyimpan berkas, data/informasi di tempat yang benar dengan rapih dan mudah dicari.
b. Melakukan aktivitas yang menjamin proses TI berjalan sesuai dengan kebijakan, standar, prosedur yang berlaku.
c. Melakukan aktivitas pengadaan pembelian yang diminta oleh pihak lain di dalam organisasi.
d. Menaksir nilai/harga dari kegiatan pengadaan barang dan jasa.
e. Mengatur dan menyusun proses/aktivitas, sistem yang dibutuhkan dalam pengelolaan aset TI.
f. Kesadaran keamanan yang baik dalam menjaga operasionalisasi sistem dalam organisasi.
g. Membuat pernyataan terhadap apa yang telah dilakukannya, hasil analisa dan kegiatan yang telah dilakukan.
h. Menyampaikan informasi dengan lisan maupun tulisan sehingga dapat dimengerti oleh orang lain.
i. Melakukan pendekatan untuk mencapai kesepakatan dengan pihak lain yang saling menguntungkan.

J. ITSECURITY – ITSEC

1. Kualifikasi Khusus
a. Mampu menjalankan standard, prosedur dan panduan keamanan informasi;
b. Mampu melakukan proses monitoring terkait insiden keamanan informasi yang terjadi dan/atau memiliki potensi terjadi;
c. Memiliki pemahaman standard dan best practice terkait identity management dan teknologi pengamanan informasi seperti enkripsi, VPN dan PKI;
d. Memiliki pemahaman mengenai ancaman yang mungkin terjadi terhadap keamanan informasi;
e. Mampu melakukan vulnerability assesment;
f. Memahami siklus hidup pengelolaan informasi dimulai dari creation hingga disposal sesuai dengan kebutuhan, standard, dan prosedur yang berlaku;
g. Mempunyai pemahaman yang kuat tentang ISO-27000;
h. Diutamakan yang memiliki sertifikasi CISM atau CISSP.

2. Tugas dan Tanggung Jawab
a. Mengawasi berjalannya sistem secara teratur untuk mengetahui kemungkinan terjadinya kesalahan.
b. Kesadaran keamanan yang baik dalam menjaga operasionalisasi sistem dalam organisasi.
c. Mempelajari dan mengidentifikasi secara komprehensif berbagai hal yang berkaitan keamanan.
d. Membuat laporan atas kegiatan dan aktivitas/proses yang berjalan dalam sistem.
e. Membuat pernyataan terhadap apa yang telah dilakukannya, hasil analisa dan kegiatan assesment yang telah dilakukan.
f. Memelihara sistem yang meliputi aplikasi, data dan infrastruktur secara baik di sisi keamanan.
g. Melakukan pengujian terhadap proses/aktivitas TI untuk mengetahui apakah berjalan dengan yang diharapkan.
h. Mengenali dan mengungkapkan gambaran terhadap sesuatu, terutama yang berkaitan dengan keamanan TI.
i. Melakukan aktivitas yang menjamin proses TI berjalan sesuai dengan kebijakan, standar, prosedur yang berlaku.

K. PERANGKAT LUNAK & DATABASE – SWDB

1. Kualifikasi Khusus
a. Mampu memberikan dukungan dalam penyelesaian masalah yang dihadapi oleh pengguna terkait aplikasi dan database;
b. Memiliki pemahaman mengenai proses manajemen rilis TI (termasuk di dalamnya proses compile dan promote aplikasi);
c. Memiliki pemahaman yang kuat mengenai administrasi sistem dan database;
d. Mempunyai pemahaman yang kuat tentang software engineering

2. Tugas dan Tanggung Jawab
a. Mempelajari dan mengidentifikasi secara komprehensif berbagai hal yang berkaitan dengan bisnis dan TI.
b. Melakukan pemasangan aplikasi ke dalam komputer.
c. Melakukan transfer keterampilan, pengetahuan kepada pihak tertentu.
d. Membuat pernyataan terhadap apa yang telah dilakukannya, hasil analisa dan kegiatan yang telah dilakukan.
e. Menjalankan aplikasi secara terampil untuk kepentingan operasionalisasi organisasi sehari-hari.
f. Mengembalikan sistem aplikasi ke fungsi semula.
g. Melakukan pemeriksaan kesesuaian dan kebeneran aktivitas/proses TI dengan melakukan pengujian, perbandingan maupun investigasi.
h. Melakukan identifikasi penyebab terjadinya suatu masalah.

L. ARSITEKTUR INFORMASI – ARIN

1. Kualifikasi Khusus
a. Memiliki pemahaman yang kuat mengenai arsitektur atau taksonomi informasi perusahaan;
b. Memiliki pemahaman yang kuat mengenai standard/best practice terkait arsitektur informasi pengetahuan antara lain Zachman Framework, TOGAF;
c. Memiliki pemahaman mengenai aplikasi berikut informasi yang dikelola oleh setiap aplikasi;

2. Tugas dan Tanggung Jawab
a. Membuat gambar yang untuk merepresentasikan sesuatu (proses tertentu) sebagai dasar dalam proses pengembangan selanjutnya.
b. Memelihara sistem yang terkait pengelolaan informasi dengan baik.
c. Mengatur dan menyusun proses/aktivitas, sistem yang dibutuhkan dalam pengelolaan informasi.
d. Mengenali dan mengungkapkan gambaran terhadap sesuatu, terutama yang berkaitan dengan data/informasi yang digunakan dalam organisasi.
e. Mengoptimalkan daya kreasi dan imajinasi untuk membuat suatu rancangan sistem tertentu.
f. Menuangkan data/informasi yang diperlukan ke dalam konsep kebijakan pengelolaan informasi dan turunannya.
g. Melakukan aktivitas yang menjamin proses TI berjalan sesuai dengan kebijakan, standar, prosedur yang berlaku.
h. Melakukan integrasi dan atau kombinasi ide data/informasi menjadi suatu kesatuan representasi.
i. Mempelajari dan mengidentifikasi secara komprehensif berbagai hal yang berkaitan dengan bisnis dan TI terutama terkait pengelolaan data/informasi.

M. DATA WAREHOUSE – DTWR

1. Kualifiksi Khusus
a. Memahami konsep data warehouse dan business intelligence secara komprehensif;
b. Mampu menerjemahkan kebutuhan informasi bisnis yang dibutuhkan ke dalam sistem data warehouse perusahaan;
c. Memiliki kemampuan untuk mengelola keamanan informasi dalam data warehouse;
d. Memiliki kemampuan programming di sisi back-end (ETL) dan front-end (query management, reporting, dashboarding, dll).

2. Tugas dan Tanggung Jawab
a. Mempelajari dan mengidentifikasi secara komprehensif berbagai hal yang berkaitan dengan bisnis dan TI terutama terkait pengelolaan data/informasi.
b. Membuat gambar yang untuk merepresentasikan sesuatu (proses tertentu) sebagai dasar dalam proses pengembangan selanjutnya.
c. Memelihara sistem yang terkait pengelolaan data/informasi dengan baik.
d. Menyimpan berkas, data/informasi di tempat yang benar dengan rapih dan mudah dicari.
e. Melakukan coding dengan kemampuan bahasa pemrograman tertentu untuk mengembangkan perangkat lunak.
f. Kesadaran keamanan yang baik dalam menjaga operasionalisasi sistem dalam organisasi.
g. Menjalankan aplikasi secara terampil untuk kepentingan operasionalisasi organisasi sehari-hari.
h. Membuat pernyataan terhadap apa yang telah dilakukannya, hasil analisa dan kegiatan yang telah dilakukan.

TATA CARA PENDAFTARAN :
1. Melakukan registrasi secara online pada website Bank BTN (->Karir -> Registrasi Online)
2. Pelamar wajib mengisi dan menyampaikan seluruh data dan informasi yang diminta pada saat pengisian data registrasi
3. Lamaran berikut CV lengkap, referensi dan photo terbaru agar dikirim melalui e-mail : dsdm@btn.co.id. Cantumkan nama dan kode posisi pada subject e-mail
4. Besar file photo max. 50 kb
5. Semua dokumen disimpan dalam 1 folder dan dikompress dalam format .zip
6. Nama folder agar dibuat dengan format : CV-[Nama Pelamar]_[Kode Posisi]
7. Registrasi pelamar akan dibuka mulai tanggal 30 Januari 2010 sampai dengan tanggal 6 Januari (ralat dari situsnya, sebenarnya 6 Februari 2010) pukul 18.00 WIB

Yang berminat, silakan :

Pendaftaran Online

Sumber: btn.co.id

Tips Jitu Memulai Waralaba Jual Beli

Tips Jitu Memulai Waralaba Jual Beli

Sumber :  http://bikin.web.id/

1. Melayani kebutuhan. Orang selalu membuka usaha berdasarkan kebutuhan riil konsumen. Tipsnya adalah kenali kebutuhan konsumen di sekitar anda lewat banyak bertanya dan nguping, lalu jajaki apakah anda bisa memenuhi kebutuhan tersebut dengan harga bersaing. Misalnya, jika kantor anda membutuhkan katering, awalilah dengan membuka bisnis katering dsb.

2. Menjual eceran. Ini cara tradisional untuk membuka usaha dagang atau pertokoan. Anda bisa mendatangi pasar grosir, pabrik, mencari barang-barang bagus dan murah lalu membawanya ke lokasi yang ramai dikunjungi orang dan menjualnya secara eceran dengan selisih harga tertentu. Misalnya adalah pasar glodok untuk elektronik murah, pasar senen dan pasar tanah abang untuk produk garmen, juga pasar beringharjo (jogja) dan pasar klewer (solo). Barang baru (impor), barang sisa ekpor, barang cuci gudang atau barang second, biasanya cukup menarik untuk diecerkan. Tipsnya adalah tidak cepat bosan, tepat janji dan bertanggung jawab.

3. Menjual penemuan. Penemuan baru apalagi unik, sangat berpeluang menumbuhkan segmen pasar baru. Misalnya seorang programmer pabrik mampu menciptakan sebuah program aplikasi tertentu, jangan ragu untuk mematenkan dan menjual pabriknya. Tipsnya adalah kreatif dan tidak mudah patah semangat.

4. Duplikasi usaha. Bagi anda yang merasa diri anda kurang kreatif dan inovati, tak perlu patah arang. Ide bisnis jual bangunan pabrik dan jual pabrik murah tidak harus otentik dari anda. Cukup mengamati usaha-usaha yang sedang trend, lalu membaca peluangnya ke depan, mengukur potensi dan kemudian berani ambil risiko bersaing. Anda tinggal membuka usaha yang sama dengan sedikit sentuhan yang berbeda. Misalnya di depan kampus a ada beberapa bisnis fotokopi yang laris. Tidak ada salahnya anda juga “mem-fotokopi” bisnis jual pabrik tersebut, dengan memberikan nilai plus misalnya pada kecepatan, kebersihan, kenyamanan ataupun bonus. Tipsnya adalah berani mengambil risiko, kreatif dan inovatif.

5. Bisnis pelatihan. Bisnis pelatihan jual bangunan pabrik dan jual pabrik murah dapat berupa pelatihan alat musik, seni tari, aerobik, tae kwon do, dsb. Akan lebih mudah apabila anda merupakan bagian dari bidang pelatihan tersebut, namun apabila tidak, anda pun bisa memanfaatkan orang-orang yang ahli tersebut untuk anda kelola guna memberikan pelatihan. Tipsnya adalah buka jaringan pergaulan dan kedekatan personal dengan orang-orang yang memiliki keahlian-keahlian khusus tersebut serta memiliki skill yang baik dalam mengelola orang.

Tips Memilih Usaha Waralaba Yang Baik

Jakarta – bagi anda yang ingin berusaha namun tidak mempunyai modal yang terlalu besar bisnis waralaba bisa jadi merupakan jawabannya.

Tentunya tidak sembarang waralaba yang bisa anda pilih. Menurut ketua asosiasi franchise indonesia (afi) anang sukandar, ada kiat-kiat tertentu dalam memilih usaha waralaba yang baik.
Bisnis waralaba yang baik adalah usaha yang dibutuhkan sehari-hari yaitu makan, minuman, pendidikan, salon, bengkel, bidang ritel, tea franchise.
Selain itu, anang mengatakan ada beberapa daerah yang berpotensi mengembangkan produknya untuk waralaba seperti di jawa tengah dan jogja makanan dan batik, bali dengan produk kerajinan kayu dan pakaian.
Anang juga mengingatkan agar para pemodal franchise tea sebaiknya berhati-hati dalam menentukan mengambil peluang usaha melalui waralaba seperti franchise teh. Mengingat sekarang ini sering terjadi kerancuan antara waralaba (franchise) dengan business opportunity (bo).
Konsep waralaba franchise teh yang secara legal dan dalam pp no 42 tahun 2007 dijabarkan bahwa waralaba teh harus terbukti benar-benar menguntungkan, selain itu proses aplikasi bisnisnya mudah diterapkan dan diajarkan kepada pengambil pewaralaba dan lain-lain.
“franchise itu sudah pasti business opportunity (bo), tetapi bo belum tentu franchise,” kata anang di acara seminar franchise di jcc, jakarta, sabtu (21/6/2008).
Ia juga mencatat ada dua hal yang penting dalam menentukan waralaba diantaranya masalah keteraturan zona wilayah persebaran unit waralaba di setiap daerah. Apakah pihak pemberi waralaba membatasi para pelaku yang bermain di wilayah tertentu atau tidak. Sehingga tidak terjadi persaingan antar sesama terwaralaba.
Selain itu, mengenai permodalan waralaba teh, ia menilai banyak pemilik waralaba yang terlalu mengabaikan modal karena memaksakan kondisi suatu usaha yang seharusnya modalnya lebih rendah namun ditawarkan dengan modal yang lebih besar.
“tetapi kita juga tidak mau kita matikan bo, kita juga harus kembangkan. Departemen perdagangan sebagai pemerintah juga menginginkan seperti itu,” harapnya.
Menurutnya perkembangan franchise tea dan bo berkembang sangat pesat sejak tahun 2002 telah mencapai 259 unit dengan 212 asing, 47 lokal, tahun 2003 sempat mengalami penurunan dengan jumlah 239 unit diantaranya 190 asing, 49 lokal.
Tahun 2004 mencapai 285 unit dengan 200 asing, 85 lokal. Tahun 2005 sebanyak 366 unit sebanyak 237 asing lokal 129. Tahun 2006 sejumlah 450 sebanyak 220 asing 230 lokal dan tahun 2007 mencapai 700 unit dengan komposisi asing 250 lokal 450.Hingga kini jumlah tea franchise dan bo mencapai 850 unit, dengan jumlah outlet mencapai 30.000 unit dengan lapangan pekerjaan langsung 520.000 lapangan pekerja tidak langsung mencapai 1,3 juta.
Ada beberapa produk franchise indonesia yang sudah mencapai go international diantaranya the auto bridal, j.co, sari bundo dan natrabu, daily bread, excelso.
Anang banyak menambahkan banyak usaha lokal yang berpeluang dikembangkan melalui pola franchise diantaranya rumah makan etnik, makanan siap saji, berbagai macam soto, macam-macam sate, rumah batik dan kerajinan dan bidang pertanian diantaranya pembibitan anggrek atau buah, pemeliharaan belut dan kodok, budidaya ikan.

Tips Berbisnis Franchise


Membangun sebuah bisnis diperlukan kerja keras dari pelakunya, hal ini juga berlaku dalam membangun Bisnis Franchise. Bukanlah hal mudah bagi franchisor dalam memperoleh kepercayaan dari calon franchisee untuk membeli franchise-nya. Diperlukan persiapan matang dan lengkap sebelum franchisor dapat memasarkan bisnisnya kepada calon franchisee. Apa sajakah hal yang harus dilakukan oleh franchisor untuk dapat memenuhi syarat sebagai franchisor yang tangguh?

# Pertama, buatlah sebuah konsep Bisnis Franchise yang dapat menarik minat dari calon franchisee, konsep bisnis inilah senjata utama dalam membangun sebuah bisnis franchise. Konsep bisnis ini dibuktikan ketangguhannya dengan diaplikasikan pada bisnis di lapangan. Tidak mudah membuktikan ketangguhan konsep bisnis ini kepada calon franchisee karea diperlukan waktu sampai mereka melihat kesuksesan bisnis yang diperoleh melalui konsep bisnis ini. Konsep bisnis ini meliputi program promosi yang akan dilakukan dalam memasarkan produk misalnya Franchise Teh.

# Kedua, bentuklah sebuah tim yang dapat membantu kita dalam membangun Bisnis Waralaba ini, baik dalam segi strategi bisnis, hukum serta etika franchise. Tim inilah juga yang nantinya membentuk format mengenai dukungan yang dapat diberikan kepada franchisee dalam menegatasi masalah yang mucul di lapangan. Hal ini jugalah yang dapat kita jual kepada calon franchisee (Franchise Tea) sebagai daya tarik franchise kita.

# Ketiga, seperti yang dikatakan oleh ilmu pemasaran, carilah keunikan dari barang atau jasa yang akan dijual, karena hal inilah yang dapat menentukan laku atau tidaknya barang atau jasa yang kita jual kepada konsumen, dan juga memudahkan kita untuk melakukan penetrasi pasar dalam persaingan dengan perusahaan lain yang sejenis contohnya dengan menjual Franchise Teh.

# Keempat, susunlah secara paket-paket franchise yang dapat dipilih oleh calon franchisee, hal ini untuk memberikan kesempatan kepada calon franchisee untuk membeli franchise kita sesuai dengan kemampuannnya. Paket-paket ini dapat dibedakan dari harga, dukungan franchisor dan fasilitas yang diperoleh.

# Kelima, berkonsultasilah dengan pihak yang sudah berpengalaman di bidang Bisnis Waralaba atau konsultan untuk memastikan legalitas usaha kita.

# Keenam, setelah semua matang, mulailah lakukan pemasaran Franchise Tea dan promosi baik produk maupun sistem kepada konsumen dan calon franchisee.

Route & Alat Transportasi Di Bogor

BUS STATION (TERMINAL)

1. Baranansiang Bus Station

2. Bubulak

3. Laladon

ANGKOT STATION

1. Terminal Cidangiang – BUS BANDARA dan TRANS PAKUAN

2. Terminal Merdeka – Jl. Merdeka

Teminal Gunung Batu Jl. Gunung Batu
Terminal Ciluar Jl. Ciluar
Terminal Cimanggu Jl. Cimanggu
Terminal Pasar Anyar Jl. Batujajar
Terminal Warung Jambu Jl. Warung Jambu
Terminal Bubulak Jl. Bubulak
Terminal Cibadak Jl. Cibadak
Terminal Ciluar Jl.Ciluar

TRAIN STATION

Bogor Train Station

1. Stasiun Kereta Bogor

TAXI

1. Blue Bird Grup Taxi

Pool:

- SalakHotel

- Plasa Bogor Indah

- Botani Square

- Ekalokasari Plaza

- Yogya Plaza Cimanggu

Angkot Route

angkot bogor

Trayek 01

Baranangsiang – Ciawi (Term. Baranangsiang – Tugu Kujang – Botani Square – Jln. Pajajaran -Ekalokasari Plaza – Sukasari – Tajur – Ciawi)

Trayek 02

Sukasari – Bubulak (Ekalokasari Plaza – Lawang gintung – Istana Batu Tulis – Jln. Pahlawan – Empang – BTM – Paledang – Gumati Cafe – Jembatan Merah Plaza – Gunung Batu – Loji – SBJ – Bubulak)

Trayek 03

Baranangsiang – Bubulak (Term. Baranangsiang – Sempur – Balai kota – Taman Topi – Jembatan Merah – Gunung Batu – Loji – Pertigaan SBJ – Bubulak)

Trayek 04

Ramayana – Rancamaya

Trayek 05

Ramayana – Cimahpar (BTM – Ps. Bogor – Tugu Kujang – Jln. Pajajaran – Pangrango Plaza – Bogor Baru – Tanah Baru – Cimahpar)

Trayek 06

Ramayana – Ciheuleut (BTM – Ps. Bogor – Tugu Kujang – Bptani Square – Hero Pajajaran – SMUN 3 Bogor – Universitas Pakuan – Ciheuleut)

Trayek 07

Warung Jambu – Merdeka (Wr. jambu – Ahmad yani- Air mancur – Sudirman – Rs. Salak – Balai kota – Taman topi – Jembatan merah – PGB – Mawar – RE Martadinata – GOR Pajajaran )

Trayek 08A

Ramayana – Tmn Kencana – Wr. Jambu (BTm – Ps. Bogor – Tugu Kujang – Pajajaran – Pangrango Plaza – Taman Kencana – Ceremai – Pasar Induk wr. jambu – Indraprasta – Ceger – Jln. Bangbarung Raya – Jln. Pajajaran – Sempur – Pasar. Bogor)

Trayek 08

Ramayana – Wr. Jambu (BTm – Ps. Bogor – Tugu Kujang – Pajajaran – Pangrango Plaza – Bantarjati – Wr. jambu)

Trayek 09

Sukasari – Warung Jambu (Ekalokasari Plaza – Jln. Pajajaran – Term. Baranang Siang – Plaza Pangrango – Wr. jambu)

Trayek 10

Sukasari – Merdeka

Trayek 12

Pasar Anyar – Taman Cimanggu (Psr. Anyar – Sudirman – Taman cimanggu)

Trayek 13

Ramayana – Bantar Kemang (BTM – Ps. Bogor – Tugu Kujang – Jln. Pajajaran – Bale Binarum – Btr. kemang)

Trayek 15

Trans Pakuan Minibus Route

transpakuan

Bubulak – Abdullah Bin Nuh – Soleh Iskandar – Pajajaran – Cidangiang

Trans Pakuan Bus Shelter

1. Shelter Ruko VIP

2. Shelter Bangbarung

3. Shelter Wr.jambu

4. Shelter Jln. Baru

5. Shelter Kebon Pedes

6. Shelter Kampus Ibn Khaldun

7. Shelter Kampus LIA

8. Shelter Villa Cimanggu

9. Shelter RS. Hermina

10. Shelter Kolam Renang

11. Shelter Yasmin Sektor 4

12. Shelter Perempatan Cilendek -Parung

13. Shelter SBJ

SPBU

1. SPBU no. XXXXX – Jalan Abdullah Bin Nuh Depan Terminal Bubulak

2. SPBU no. XXXXX – Jalan Pajajaran Dekat Tugu Narkoba

3. SPBU no. XXXXX – Jalan Dadali

4. SPBU no. XXXXX – Jalan Sholeh Iskandar

5. SPBU no. XXXXX – Jalan Pajajaran (Dpn RS AZRA)

6. SPBU no. XXXXX – Jalan Pajajaran (Sblm Bale Binarum)

7. SPBU no. XXXXX – Jalan Pajajaran (Sesudah wr.jambu sblm Jln Baru)

8. SPBU no. XXXXX – Jalan raya Sindang Barang (setelah pertigaan loji)

9. SPBU no. XXXXX – Jalan raya Sindang Barang (sebelum terminal Laladon)

10. SPBU no. XXXXX – Jalan Veteran (Sesudah Plaza Jembatan Merah)

11. SPBU no. XXXXX – Jalan raya Tajur

12. SPBU no. XXXXX – Jalan raya Bogor (sebelum Kopem)

Sumber : http://bogorcity.net